Yuk Nabung Saham dan Kaitannya dengan Value Investing


Sejak akhir tahun 2015, Bursa Efek Indonesia Bersama Otoritas Jasa Keuangan telah menggencarkan kampanye Yuk Nabung Saham!. Kampanye ini bertujuan untuk mengajak masyarakat Indonesia agar mulai berinvestasi di pasar modal. Program tersebut menggunakan cara membeli saham secara rutin dan berkala. Kampanye ini gencar diberitakan di berbagai media, baik media offline maupun media online. Tak hanya itu, Bursa Efek Indonesia sendiri juga memiliki tim khusus melakukan edukasi secara below the line ke berbagai daerah di Indonesia. Hal itu di lakukan agar kampanye ini bisa terealisasikan untuk masyarakat supaya mulai menabung saham.

Seperti namanya, kampanye Yuk Nabung Saham mengajak masyarakat agar tidak hanya menyimpan uang di Bank saja. Memberi informasi bahwa masyarakat memiliki instrumen lain untuk menyimpan uangnya, yaitu dalam bentuk saham. Pada prinsip nya, Yuk Nabung Saham ini mengajak masyarakat untuk secara reguler dan rutin menyisihkan sebagian dari pendapatannya untuk membeli saham. Jadi misalkan Anda memiliki penghasilan Rp 10 juta, dan pada akhir bulan Anda memiliki sisa uang Rp 3 juta, maka Rp 3 juta ini ditabung dengan cara membeli saham setiap bulannya.

Di sisi lain, saya melalui artikel-artikel seperti ini, ataupun melalui event edukasi banyak menyampaikan mengenai konsep Value Investing sebagai salah satu metode berinvestasi di pasar saham. Metode Value Investing adalah membeli saham pada saat harga saham berada di bawah nilai intrinsik nya dan menjual pada saat berada di atas nilai intrinsik nya.

Pertanyaannya, apakah ada kaitannya antara Yuk Nabung Saham dengan Metode Value Investing? Yuk kita cari tahu jawabannya.

Pada dasarnya, Yuk Nabung Saham dan Metode Value Investing memiliki keterka itan yang sangat erat. Kampanye Yuk Nabung Saham adalah metode membeli saham dengan cara mencicil setiap bulannya sehingga diharapkan akan memberikan keuntungan dalam jangka panjang. Nah permasalahannya, apakah semua saham cocok untuk ditabung? Sayangnya jawabannya adalah TIDAK. Karena dari sekitar 550 perusahaan yang terdaftar di BEI, tidak semuanya merupakan perusahaan yang sehat.

Jika Anda membuka satu per satu Laporan Keuangan tersebut, ada cukup banyak perusahaan yang bisa Anda temukan memiliki kinerja keuangan yang buruk. Entah itu karena perusahaan terus merugi, atau perusahaan tersebut memiliki hutang yang menumpuk, atau perusahaan memiliki arus kas yang negatif, dan lain sebagainya. Nah di sinilah peran dari Value Investing untuk mempertajam Program Yuk Nabung Saham secara lebih terarah.

Biasanya pemikiran yang sering saya temui pada seorang investor baru adalah “yang penting saya tahu perusahaannya, tidak peduli apakah harga sahamnya sudah kemahalan atau tidak”, karena toh memang investor baru biasanya belum memahami analisa fundamental. Apakah salah? Tidak juga. Namun, bagaimana jika saya mengatakan pada Anda bahwa ada sejumlah perusahaan yang saat ini harga sahamnya diperdagangkan jauh di bawah nilai yang seharusnya (nilai intrinsik)? Sehingga memungkinkan Anda untuk meraih profit yang lebih besar. Cara membelinya? Yaa dengan mencicil setiap bulan selama harga sahamnya masih di bawah nilai intrinsiknya. Bukankah artinya ini sejalan antara mari menabung Saham dengan metode Value Investing?

Jadi, dengan memahami metode Value Investing, Anda selangkah lebih maju untuk menjadi seorang investor yang sukses. Pola pikir mari menabung Saham sudah Anda praktekkan pada awal-awal Anda berinvestasi. Dengan pola pikir yang sama, sekarang Anda pertajam lagi pemilihan sahamnya, yaitu dengan metode Value Investing.

Saya pribadi setuju bahwa kata nabung ini merupakan kata yang tepat untuk mengajak investor baru. Dengan pola pikir menabung, seorang investor yang baru bergabung memiliki pola pikir bahwa keuntungan di pasar saham akan diraih dalam jangka panjang, bukan hanya dalam waktu semalam. Karena banyak investor yang menjadikan pasar saham sebagai arena spekulasi, dan mengharapkan keuntungan instan dalam waktu semalam. Saya berharap bahwa dengan program Yuk Nabung Saham dan edukasi Value Investing akan menciptakan investor-investor yang berkualitas di masa depan.

Jadi, apakah Anda siap untuk menjadi seorang Value Investor?

 

Info:

 

  • Jadwal Workshop Value Investing, info selengkapnya dapat dilihat di bit.ly/WorkshopValueInvesting :
    • 28 Oktober 2017 : Bandung
    • 11 November 2017 : Jakarta
    • 25 November 2017 : Surabaya

Pendaftaran dan informasi lebih lanjut :

SMS / WA : 0896-3045-2810 (Johan) 

atau

Email : [email protected]

 

 

Mulai Menabung Saham Mulai Menabung Saham Mulai Menabung Saham Mulai Menabung Saham Mulai Menabung Saham
1
Pastikan rekan Investor tidak ketinggalan Informasi ter-update

Subscribe sekarang untuk mendapatkan update artikel terbaru setiap minggunya

keyboard_arrow_leftPrevious
Nextkeyboard_arrow_right

Komentar

Artikel Lainnya