Saham CENT Ekspansi

Saham CENT Ekspansi dan Masih Rugi Tapi PBV 4.3x, Layak Beli?!


Saham CENT ekspansi dengan memborong sebanyak 397 menara telekomunikasi milik PT Anugerah Communication. Sementara realitas yang ada, kinerja harga saham nya tidak sejalan dengan optimisme CENT pasca ekspansi menara. Jadi apakah saham CENT masih layak beli?!

.

Saham CENT Ekspansi Menara

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) telah merealisasikan ekspansi menara telekomunikasi pada Agustus 2022. Ekspansi tersebut dilakukan melalui entitas anak usaha PT Centratama Menara Indonesia (CMI) yang 99.99% sahamnya dimiliki oleh CENT.

Nilai transaksi ekspansi CENT ditaksir mencapai Rp 1.175 triliun. Menara telekomunikasi yang dibeli CENT ini berada di lahan milik PT Kelola Multi Berkat (KMB) sebanyak 218 menara. Berikutnya sebanyak 179 menara berada di lahan pihak ketiga.

Ekspansi menara CENT ini cukup membuatnya optimis dalam mencapai peningkatan kinerja. Mempertimbangkan potensi manfaat yang mungkin didapat perusahaan di masa mendatang.

Seperti halnya dengan bertambahnya sebanyak 397 menara, diprediksikan posisi CENT sebagai perusahaan penyewaan menara telekomunikasi di Indonesia semakin kuat. CENT saat ini merupakan perusahaan menara terbesar ketiga di Indonesia.

Demikian pula dengan portfolio menara telekomunikasi perusahaan yang semakin berkembang. Termasuk untuk menangkap peluang baru dalam menambah kepemilikan menara telekomunikasi.

.

Histori Pencapaian CENT

Berdasarkan pertumbuhan kinerja bisnis, CENT memang berhasil dengan baik menorehkan kinerja yang konsisten bertumbuh dan kuat. Sites milik perusahaan juga bertambah seiring dengan tingginya permintaan dari tenant.

Hal itu juga tercermin dari histori pendapatan CENT yang konsisten bertumbuh. Berdasarkan perhitungan Annualized tahun 2022, pendapatan CENT dapat tumbuh menyentuh angka Rp 2.27 triliun.

.

Namun sangat disayangkan, karena raihan yang positif pada pendapatan CENT, justru tidak tercermin dalam laba bersih perusahaan yang cenderung negatif. Diprediksikan annualized laba bersih CENT tahun 2022 berpeluang negatif sebesar –Rp 1.93 triliun. (Mungkin bisa ditambahkan penyebab kerugian besar yang bertambah di tahun 2022 CENT).

Adapun salah satu sebab yang membuat CENT merugi adalah beban keuangan yang membengkak hingga sebesar Rp 819.2 miliar. Dalam pos beban keuangan, dituliskan bahwa CENT harus membayar bunga pinjaman bank sebesar Rp 324.8 miliar; biaya provisi sebesar Rp 291.5 miliar; bunga obligasi sebesar 194.2 miliar; beban bunga atas liabilitas sewa Rp 3.80 miliar; dan biaya lainnya mencapai Rp 4.81 miliar.

Tentu secara profitabilitas, CENT tidak sehat. CENT juga belum pernah meraup keuntungan yang memuaskan bagi perusahaan.

.

Posisi Kepemilikan Saham CENT yang Tidak Baik

Bukan hanya dari sisi profitabilitasnya saja. Komposisi kepemilikan saham CENT rupanya juga tidak proporsional. Hal itu membuat saham CENT tidak cukup baik untuk direkomendasikan sebagai investasi.

Berdasarkan keterbukaan informasi dalam rangka transaksi material, komposisi kepemilikan saham CENT dikuasai oleh:

Nampak jelas bahwa komposisi kepemilikan saham masyarakat di CENT sangat jauh dari ketentuan yang diberlakukan oleh BEI, yakni sebesar 7.5%. Data diatas justru menunjukkan bahwa komposisi saham masyarakat hanya sebesar 3.8%.

Kondisi demikian tidak cukup baik karena menjadi risiko likuiditas saham CENT di pasar. Bahkan risiko terburuk yang mungkin menghampiri CENT adalah berpotensi delisting dari BEI, karena tidak patuh terhadap persyaratan otoritas bursa.

.

Valuasi Saham CENT Justru Mahal?!

Kendati kinerjanya tidak cukup baik. Namun dari segi valuasi perusahaan, CENT justru memiliki valuasi yang terbilang premium di level 4.3x. Sementara kita juga tahu bahwa CENT belum pernah menorehkan keuntungan yang memuaskan.

Berikut ini adalah histori PBV CENT yang dalam tiga tahun terakhir justru meningkat, di tengah kerugian yang belum dapat teratasi…

Nah, jadi bagaimana dengan pandanganmu sendiri terhadap kinerja dan prospek CENT?

1
Pastikan rekan Investor tidak ketinggalan Informasi ter-update

Subscribe sekarang untuk mendapatkan update artikel terbaru setiap minggunya

keyboard_arrow_leftPrevious
Nextkeyboard_arrow_right

Komentar

Artikel Lainnya