Prospek GOOD, Pasca Laba Bersih Naik 88% YoY


Sektor consumer goods tidak hanya dipenuhi dengan saham-saham bluechip yang besar saja, ada beberapa perusahaan lain yang juga dapat mencuri panggung. GOOD adalah salah satunya, di mana perusahaan mencatatkan pertumbuhan laba bersih hampir double di tahun 2021 ini. Bagaimana prospeknya? Mari kita bahas!

AA

AA

Business Model GOOD

GOOD merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di sektor consumer goods di Indonesia, dan membawahi beberapa merk makanan ringan yang cukup terkenal. Beberapa diantaranya adalah merk Garuda, Gery, Chocolatos, dsb yang mungkin juga menjadi camilan Anda sehari-hari.

AA

AA

GOOD memproduksi semua merk tersebut melalui 5 pabrik utama yang tersebar di Jawa, serta 8 pabrik OEM lainnya, juga di daerah Jawa. Yang menarik adalah, GOOD memiliki lebih dari 160 sub-distributors dan agen, dan telah memiliki lebih dari 300 ribu pelanggan aktif (per September 2021).

Tidak hanya di domestik, GOOD juga aktif untuk meningkatkan skala bisnisnya melalui ekspansi ke bisnis international – yakni melakukan ekspor ke 26 negara lain di seluruh dunia, dengan fokus utama di ASEAN (Asia Tenggara), serta China & India.

AA

AA

GOOD sendiri memiliki sekitar 120 SKU yang tersebar ke berbagai jenis makanan ringan, mulai dari kacang-kacangan, snack pilus, keripik, sampai ke minuman coklat yang berada di bawah beberapa merk dagang milik GOOD.

Sedangkan untuk produk international, GOOD memiliki sekitar 85 SKU yang juga disesuaikan dengan kultur dan cita rasa target pasar tersebut.

AA

AA

AA

AA

Anda yang ingin atau sedang menyusun investing plan Anda, tapi memiliki waktu yang terbatas untuk mengolah banyaknya informasi yang beredar, Anda bisa menggunakan Monthly Investing Plan edisi Desember 2021 yang telah terbit di sini…

Monthly Investing Rivan Kurniawan

 

AA

AA

AA

Prospek GOOD

GOOD membagi penjualannya ke dalam 3 segment, yakni: makanan, minuman, dan lainnya. Segment makanan merupakan kontributor terbesar dalam sales GOOD, yakni sekitar 87% atau sekitar Rp 5.5 triliun per 9M21 kemarin. Selanjutnya, segment minuman berkontribusi sekitar Rp 846 miliar dan berkontribusi sekitar ~12% dari total penjualan GOOD. Sisanya kurang dari 1% merupakan penjualan minor-minor lainnya.

Secara pertumbuhan penjualan, kami melihat pertumbuhan yang cukup solid dikarenakan mencapai double digit growth per 9M21 – untuk kedua segment milik GOOD. Penjualan makanan tumbuh +11.1% YoY, sedangkan segment minuman tumbuh 10.2% YoY.

Pertumbuhan penjualan ini membuat laba bersih GOOD juga tumbuh ke level Rp 370 miliar pada 9M21 , meningkat 88% YoY dari pencapaian laba bersih 9M20 yang hanya sebesar Rp 197 miliar.

AA

Sedangkan memang, apabila kita melihat breakdown penjualan GOOD dari geografis, terlihat bahwa mayoritas sales GOOD masih dikontribusikan dari penjualan domestik yang berkontribusi sekitar 95.6% dari total penjualan (per 9M21), sedangkan sisanya kurang dari 5% disumbangkan dari penjualan ekspor.

Selain itu, terlihat juga apabila kita melihat pertumbuhan penjualan geografis, penjualan domestik sendiri telah tumbuh +11.5% YoY, in contrast to penjualan ekspor yang cenderung flattish, atau terkontraksi sekitar 0.3%. Kami melihat ini sebagai dua hal:

  • Demand di domestik meningkat, mengingat produk-produk yang ditawarkan oleh GOOD merupakan cemilan dan bukan makanan pokok, yang artinya pertumbuhan penjualan mengindikasikan adanya pertumbuhan ruang konsumen untuk dapat mengkonsumsi camilan lebih banyak.
  • Pasar ekspor tidak terkontraksi jauh, dengan banyaknya tantangan di global, kami melihat pencapaian flattish penjualan global sudah cukup baik—dan ke depannya dapat ditingkatkan lagi.

Kami juga melihat dari Top Brand Award 2021, di mana produk-produk dari GOOD sendiri merupakan salah satu pemimpin pasar. Memang banyak pemain consumer goods lain yang membuat persaingan di pasar ini semakin ketat, tapi setidaknya di beberapa segment, GOOD masih masuk ke dalam top 1 atau 2. Seperti misalnya di segment wafer stick, Gery Chocolatos menjadi pemimpin pasar dengan 38.7%, dan Garuda di kacang bermerek memimpin dengan 54.8%. Biskuit malkist dan wafer lapis coklat merupakan beberapa tipe makanan yang GOOD berada di posisi ke-2, but nonetheless, merupakan posisi yang juga cukup baik.

Saham GOOD sekarang ditransaksikan di harga Rp 510 per lembar saham, dengan P/E 45x dan P/BV 7.38x. Apakah menurut Anda harga saham ini sudah tergolong over or undervalued?

AA

AA

AA

DISCLAIMER : Tulisan ini bukan bersifat rekomendasi beli atau jual. Tulisan ini bersifat untuk edukasi berdasarkan sudut pandang penulis pribadi. Do Your Own Research sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual saham.

 

###

 

Info:

 

 

 

1
Pastikan rekan Investor tidak ketinggalan Informasi ter-update

Subscribe sekarang untuk mendapatkan update artikel terbaru setiap minggunya

keyboard_arrow_leftPrevious
Nextkeyboard_arrow_right

Komentar

Artikel Lainnya