PSSI Ubah Nama Perusahaan

PSSI: Ubah Nama Perusahaan hingga Tambah Dana Buyback Saham


Saham PSSI ubah nama perusahaan, langkah yang cukup mengejutkan di tengah rencana buyback saham dalam waktu dekat. Menariknya kedua aksi korporasi tersebut, telah mendapatkan persetujuan para pemegang saham dalam RUPSLB pada 8 Desember 2022. Kira-kira bagaimana potensi PSSI ke depannya?

 

Wacana Saham PSSI Ubah Nama Perusahaan

Saham PSSI ubah nama perusahaan, dari sebelumnya PT Pelita Samudera Shipping Tbk menjadi PT IMC Pelita Logistik Tbk.

Perubahan nama perusahaan jasa angkutan laut tersebut, bukan tanpa alasan. Dilatarbelakangi oleh kebutuhan integrasi antara pelayanan dan juga kepada pengguna jasa PSSI, seperti penambang batu bara, mineral, pabrik peleburan, pembangkit listrik, dan berbagai industri lainnya.

Dengan begitu, PSSI dapat meningkatkan sinergi dan melakukan penyelarasan antar kelompok usaha perusahaan yang mempunyai banyak diversifikasi bisnis pada bidang logistik.

Oleh karenanya, manajemen perusahaan menyematkan kata ‘Logistik’ yang dirasa lebih tepat dan sangat mencerminkan ruang lingkup bisnis yang luas, dibandingkan nama sebelumnya.

Adapun realisasi PSSI ubah nama perusahaan, beserta logo akan dilakukan secara bertahap dan efektif mulai Maret 2023 mendatang.

Berkenaan dengan diversifikasi bisnis logistik, dilakukan PSSI agar perusahaan tidak terlalu bergantung pada satu produk saja, sehingga operasional tetap berlanjut.

Secara umum kelompok usaha yang dijalankan PSSI terbagi menjadi tiga, antara lain…

No.

Kelompok Usaha

Diversifikasi

1.Usaha pengangkutan laut untuk barang-barang mineral dan batu bara, serta usaha pelayaran atau pengangkutan barang antar Pelabuhan laut.Diversifikasi multi kargo dan komoditas non-batu bara (nikel, bauksit, alumina, pasir silika, dan produk besi).
2.Usaha penyewaan kapal laut (chartering) dengan berbagai jenis kapal.Layanan sewa berjangka (time charter) untuk mengangkut komoditas batubara.
3.Usaha pelayaran penundaan laut. 

Tingginya kebutuhan pelayanan logistik dalam kelompok usaha, pada akhirnya mendorong PSSI mendirikan entitas anak usaha pada tahun 2021, yakni PT Pelita Global Logistik. Dengan itu seluruh asset logistik PSSI dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Asset tersebut meliputi: Kapal tunda, Tongkang, Fasililitas Muatan Apung (FLF), Tongkang Derek Apung, Kapal Curah Besar (MV)

 

Anda kesulitan mengatur waktu untuk analisa laporan keuangan? Anda bisa menggunakan E-Book Quarter Outlook Q3 2022, di mana Anda akan mendapatkan hasil analisa saham-saham potensial dari RK Team. Segera dapatkan di sini.

 

Rencana Buyback Saham PSSI

Dalam beberapa waktu ke depan, PSSI akan segera melangsungkan aksi korporsi buyback saham. Buyback saham PSSI ini pun telah mengalami perubahan anggaran, dari semula Rp100 miliar – diubah dengan nilai maksimal sebesar Rp300 miliar.

Anggaran Rp300 miliar tersebut untuk membeli saham PSSI sebanyak-banyaknya 300 juta lembar saham atau setara 5.5% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan. Buyback saham PSSI dilaksanakan selama 6 bulan terhitung dimulai dari tanggal disetujuinya RUPSLB pada 9 Desember 2022 – 30 Juni 2023.

Buyback saham PSSI dilakukan dengan sumber dana yang berasal dari kelebihan arus kas perusahaan. Jadi aksi korporasi ini telah dipertimbangkan sesuai dengan kemampuan perusahaan.

Berkenaan dengan kelebihan arus kas yang digunakan PSSI untuk buyback saham, mari kita lihat besaran kas yang dimiliki PSSI…

Berdasarkan kas operasi, PSSI memiliki arus kas operasi positif sebesar Rp37.57 triliun per kuartal III-2022, dibandingkan dengan Rp22.88 triliun di kuartal III-2021. Hal itu terjadi karena kas masuk yang diterima PSSI jauh lebih besar dibandingkan yang keluar…

Source: Laporan Keuangan PSSI 3Q2022

Kendati demikian, PSSI justru mencatatkan arus kas investasi positif sebesar Rp 9.67 triliun per kuartal III-2022, dibandingkan negative -Rp7.24 triliun di kuartal III-2021. Menandakan bahwa PSSI telah menerima sejumlah dana masuk ke perusahaan dari hasil penjualan asset perusahaan…

Source: Laporan Keuangan PSSI 3Q2022

Berdasarkan acara berita yang disampaikan PSSI melalui website resmi, pada tanggal 23 September 2022 PSSI menyelenggarakan lelang terbuka penjualan asset sebanyak empat kapal:

Source: www.ptpss.co.id/category/berita

 

Meski begitu, secara kas pendanaan tercatat negatif sebesar -Rp23.43 triliun per kuartal III-2022, dibandingkan dengan -Rp16.56 triliun per kuartal III-2021. Artinya sampai dengan saat ini PSSI masih memegang komitmen dalam memenuhi kewajiban perusahaan seperti melunasi pinjaman, membayarkan biaya sewa, hingga membayar dividen kepada para pemegang saham…

Source: Laporan Keuangan PSSI 3Q2022

 

Dengan kondisi tersebut, maka PSSI mencatatkan kenaikan kas dan setara kas menjadi sebesar Rp45.94 triliun per kuartal III-2022. Nominal yang signifikan jauh dari kas dan setara kas Rp11.66 triliun di kuartal III-2021.

Well, sampai dengan sejauh ini tentu tidak heran terhadap optimisme PSSI untuk melaksanakan buyback saham yang ada di publik. Akan tetapi, kita masih belum bisa menebak bagaimana potensi PSSI ke depan pasca buyback saham.

Terlebih lagi dengan identitas perusahaan yang telah berubah nama, tentu akan sangat sensitif terhadap berbagai rencana pengembangan dan ekspansi usaha ke depannya.***

 

DISCLAIMER : Tulisan ini bukan bersifat rekomendasi beli atau jual. Tulisan ini bersifat untuk edukasi berdasarkan sudut pandang penulis pribadi. Do Your Own Research sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual saham.

###

Info:

1
Pastikan rekan Investor tidak ketinggalan Informasi ter-update

Subscribe sekarang untuk mendapatkan update artikel terbaru setiap minggunya

keyboard_arrow_leftPrevious
Nextkeyboard_arrow_right

Komentar

Artikel Lainnya