Cara Investasi Saham Online

Cara Investasi Saham Online Terpercaya Untuk Pemula


Salah satu cara investasi saham bagi pemula bisa dilakukan secara online. Di tengah perkembangan teknologi, proses investasi saham kini bisa dilakukan secara online. Ya, mulai dari pendaftaran, proses jual-beli saham, hingga menarik dana investasi, semua bisa dilakukan secara online melalui gadget di genggaman Anda, tanpa harus ke kantor atau bertemu orang secara fisik.

.

.

Artikel ini dipersembahkan oleh :

.

.

Banyaknya tawaran investasi online kadang membuat masyarakat tergiur, apalagi investasi saham yang kerap disebut berpotensi memberi keuntungan yang besar. Namun, di tengah ketertarikan masyarakat, banyak yang bingung harus mulai darimana, merasa tidak paham istilah pasar saham, bingung belajar dari mana, hingga ragu karena khawatir soal keamanan berinvestasi saham secara online.

.

Berikut adalah beberapa tips cara investasi saham online terpercaya untuk pemula :

  1. Pahami Mindset Berinvestasi Saham

Saham adalah surat bukti pemilikan bagian modal perseroan terbatas yang memberi hak atas dividen dan lain-lain menurut besar kecilnya modal yang disetor.

Sebagai contoh, ada PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang sudah terdaftar secara resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Lalu, kita ingin menjadi investor ke ICBP, maka kita membeli saham ICBP, dengan demikian kita secara sah telah menanamkan modal ke ICBP dan menjadi pemilik sah perusahaan.

Beli saham ICBP dimana? Cara membeli saham perusahaan-perusahaan yang terdaftar di BEI, harus melalui sekuritas yang terdaftar di BEI dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Salah satunya melalui aplikasi Saham Rakyat by Samuel Sekuritas yang resmi terdaftar di BEI dan diawasi OJK. Proses pendaftaran hingga jual-beli saham di Aplikasi Saham Rakyat by Samuel Sekuritas dilakukan sepenuhnya secara online, untuk pengguna apple ios bisa download di appstore atau playstore untuk pengguna android.

Masih bingung soal dasar investasi saham dan merasa asing dengan istilah-istilah pasar modal? Salah satu solusinya, tentu dengan belajar, bisa dengan melakukan riset sendiri, atau mengikuti kelas ada yang berbayar atau ada yang diselenggarakan oleh komunitas atau sekuritas. Seperti webinar pasar modal yang kerap disediakan oleh Saham Rakyat, bisa diakses secara gratis melalui aplikasi Saham Rakyat.

.

  1. Belajar Menganalisis Saham

Setelah memahami konsep dasar atau mindset berinvestasi saham. Tentu langkah selanjutnya yang ingin dilakukan adalah mulai berinvestasi dengan membeli saham yang ada. Namun, kerap kali calon investor saham bingung menentukan saham apa yang harus dibeli.

Cara menentukan saham apa yang dibeli adalah dengan menganalisis saham. Bisa dengan teknik analisis fundamental artinya menilai perusahaan dari berbagai faktor, seperti kinerja perusahaan, analisis persaingan industri, kondisi keuangan perusahaan, analisis ekonomi, hingga pasar makro dan mikro. Biasanya, teknik analisis fundamental digunakan untuk investasi jangka panjang.

Tips Santai Menganalisa Saham

[Baca lagi: Tips Santai Menganalisa Saham Untuk Investor]

.

Teknik analisis selanjutnya adalah analisis teknikal artinya mempelajari data pasar yang sudah lalu, terutama tren pergerakan harga dan volume saham, lalu memprediksi pergerakan grafik/chart harga saham selanjutnya, biasanya bisa menggunakan berbagai macam indikator. Analisis teknikal ini biasanya digunakan untuk jangka pendek, seperti trading hingga scalping.

Biasanya, investor saham pemula bingung cara menganalisis baik fundamental atau teknikal. Maka, tidak jarang investor pemula menerka-nerka atau berspekulasi dalam menentukan kapan beli atau jual. Untuk menghindari aktivitas spekulasi ini, maka salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mempertimbangkan rekomendasi saham dari analis.

Berbagai sekuritas resmi kerap memberikan rekomendasi saham apa yang layak dibeli atau dijual pada saat sebelum market buka baik sesi satu maupun sesi dua perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Salah satu rekomendasi saham yang bisa dilihat adalah yang disediakan melalui E-Book Quarter Outlook...

Namun, setiap rekomendasi yang diberikan tetap harus dipertimbangkan oleh investor, karena keputusan jual atau beli saham sepenuhnya adalah tanggung jawab investor.

.

.

.

Anda yang ingin atau sedang menyusun investing plan Anda, tapi memiliki waktu yang terbatas untuk mengolah banyaknya informasi yang beredar, Anda bisa menggunakan Monthly Investing Plan edisi Juni 2022 yang telah terbit di sini.

.

.

.

  1. Investasi di Sekuritas Terpercaya

Investasi saham yang aman harus melalui sekuritas yang resmi terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan demikian aktivitas jual dan beli saham yang kita lakukan telah sesuai dengan aturan pasar modal di Indonesia dan terlindungi secara hukum. Semua catatan kepemilikan saham milik investor akan disimpan dalam bentuk data elektronik di PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai satu-satunya Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) di pasar modal Indonesia.

Bukti kepemilikan saham dahulu disebut warkat saham berbentuk sertifikat kertas fisik, namun di era digital semua bentuk kepemilikan saham berbentuk surat elektronik yang akan dikirim melalui email yang didaftarkan.

Salah satu tanda kamu telah resmi menjadi investor atau pemilik perusahaan adalah kamu akan mendapat surat undangan mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dikirim ke email investor.

Pembukaan akun investasi saham secara online yang terpercaya salah satunya adalah melalui aplikasi Saham Rakyat by Samuel Sekuritas, yang sudah terdaftar di BEI dan diawasi OJK. Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya melalui aplikasi Saham Rakyat dan tidak ada saldo minimum. Proses top up dana investasi, akan ditransfer ke akun dana investasi yaitu rekening bank yang telah dipilih oleh nasabah dan dana tersebut tidak akan berkurang kecuali digunakan untuk membeli saham.

Itu dia 3 tips cara investasi saham online terpercaya untuk pemula. Yuk mulai langkah awal investasi saham kamu sekarang. (nda/SahamRakyat)

.

.

.

.

DISCLAIMER : Tulisan ini bukan bersifat rekomendasi beli atau jual. Tulisan ini bersifat untuk edukasi berdasarkan sudut pandang penulis pribadi. Do Your Own Research sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual saham.

###

Info:

1
Pastikan rekan Investor tidak ketinggalan Informasi ter-update

Subscribe sekarang untuk mendapatkan update artikel terbaru setiap minggunya

keyboard_arrow_leftPrevious
Nextkeyboard_arrow_right

Komentar

Artikel Lainnya