Analisa Kualitatif Pada Fundamental Saham

Analisa Kualitatif Pada Fundamental Saham


Jika Anda adalah seorang investor pemula, maka penting untuk Anda mempelajari dan mengetahui fundamental saham dari sisi dinamika bisnis dan fisiknya. Di mana nantinya kita akan lebih dulu melakukan analisis industri dan yang kedua lanjut pada analisis perusahaannya. Jadi bagaimana analisa kualitatif yang baik pada fundamental saham ?

 

Artikel ini dipersembahkan oleh :

 

Analisa Kualitatif: Industri

Berbagai perusahaan dalam sebuah industri yang sama bisa memiliki karakter reaksi yang hampir mirip. Sebagai contoh apabila ada dua perusahaan X dan Y dalam sebuah industri transportasi, kemudian tiba-tiba muncul peraturan dari pemerintah yang mengatur transportasi online. Bisa dipastikan kedua perusahaan tersebut akan segera mengambil sikap karena kebijakan pemerintah memberi dampak ke perusahaan mereka. Itulah pentingnya analisis industri.

Ketika memilih saham yang cocok, analisis industri yang relevannya bisa dilakukan dengan mempertanyakan 4 hal ini :

1. Besarkah pasar yang tersedia dan customer-nya?
2. Bagaimana pertumbuhan industri tahun ini dan prediksinya?
3. Berapa sih pemain di industri yang sama?
4. Bagaimana efek peraturan pemerintah terhadap industri?

Adapun bagi beberapa investor kontrarian, kondisi industri saat ini atau trend tidak terlalu diperhatikan. Bahkan ada beberapa yang melawan arus, misalnya kali ini pertambangan sedang remuk redam dan harganya terlalu rendah. Buat orang yang sabar, ini adalah momen yang pas untuk koleksi saham pertambangan. Enggak salah juga, karena taste investor selalu berbeda.

Nah, apabila semua jawaban dari pertanyaan di atas memuaskan, ayo lanjut ke analisis perusahaannya!

 

Anda ingin mengetahui saham apa saja yang memiliki fundamental bagus dan harganya masih terdiskon (undervalued). Sekarang, Anda bisa mendapatkannya di E-Book Quarter Outlook Kuartal I-2021 yang telah terbit !

Analisis Kualitatif: Perusahaan

1. Model Bisnis

Idealnya sebelum bicara kuantitatif kemarin, saya akan jelaskan lebih dulu mengenai model bisnis. Karena konsep model bisnis ini sangat mendasar, yaitu:

“Apa yang perusahaan lakukan?”

Tapi hal ini nggak masalah, anggap saja faktor kuantitatif sebagai syarat administrasi dan kualitatif sebagai syarat eksekusi pembelian.

Misalnya perusahaan dari sisi model bisnis, sebut saja salah satu perusahaan yang sangat-sangat sederhana dipahami model bisnisnya seperti PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Adapun inti dari KLBF ini adalah berjualan obat, jadi kalo Anda masih bisa dengan mudah menemukan obat-obatan seperti ‘Promag’ dan sejenisnya di warung, artinya si perusahaan masih eksis.

Namun di lain sisi, ada juga perusahaan yang model bisnisnya rumit untuk dipahami orang awam. Tentu tidak saya sebut disini karena akan mendiskreditkan pihak tertentu. Adapun saran dari saya adalah :

“Belilah saham, yang model bisnisnya Anda pahami. Bagaimana perusahaan menghasilkan uang atau sistem penjualannya. Saya sendiri sangat menghindari membeli saham yang tidak saya mengerti produknya.”

 

 

2. Keunggulan Kompetitif

Berikutnya adalah hal Competitive Advantage Impact (CAI) sebagai suatu hal yang wajib dimiliki perusahaan jika inginn eksis dalam industri. Menariknya, untuk mengetahui Competitive Advantage Impact (CAI) ini cara menganalisanya cukup gampang. Jadi tidak akan menyulitkan Anda yang tidak memiliki latar belakang ekonomi atau finance. Cukup ajukan pertanyaan ini

“Apa keunggulan perusahaan A dibanding yang lain, yang membuatnya terlihat berbeda?”

Contohnya dalam industri otomotif Anda memilih perusahaan A, alasannya karena rantai distribusi yang luas dari Sabang sampai Merauke yang tidak dimiliki perusahaan lainnya.

Jika mau lebih presisi, bisa menggunakan alat tambahan. Pernah dengar teori Porter? Dalam teori Porter ini untuk menentukan kompetitif perusahaan ada yang namanya “5 forces analysis”. Berikut gambaran singkatnya…

3. Manajemen

Jika diibaratkan dengan kapal laut, maka manajemen adalah nakhoda nya. Mau dibawa ke pusaran lautan atau pulau yang indah, kendali ada di tangan nakhoda. Serupa dengan perusahaan, kelangsungan hidup dan pelaksanaan model bisnis perusahaan tergantung dari manajemen. Bahkan beberapa orang beranggapan manajemen adalah faktor dominan untuk menentukan suatu saham layak dibeli atau tidak.

Sebuah perusahaan investasi besar biasanya menggelar rapat terlebih dahulu dengan perusahaan yang sahamnya diincar untuk mengetahui kualitas manajemennya. Nah, masalahnya bagaimana cara Anda yang bermodal cekak untuk mengetahui manajemen perusahaan?

Sebenarnya kita bisa menggunakan cara yang sederhana dengan bantuan teknologi. Ataupun dengan dua tips sederhana yaitu:

  • Telepon mereka : Setiap perusahaan biasanya memiliki bagian penanganan investor, call center, atau gampanganya humasnya lah. Jangan segan untuk menelepon mereka dengan berbagai pertanyaan Anda. Kualitas manajemen terlihat dari cara perusahaan melayani customer. Kalo saya sih langsung ilfeel seandainya pelayanan perusahaan jelek.
  • Cek kronologis jajaran manajer – caranya cari profil organisasi dan cari nama mereka di internet. Apabila tersangkut sebuah kasus dan belum jelas ujungnya, maka lebih baik hindari saham perusahaan tersebut.

Simple kan?

 

4. Corporate Governance

Mengenal GCG Perusahaan

[Baca lagi : Mengenal GCG Perusahaan yang Baik di Indonesia, Apa Manfaatnya bagi Investor?]

Makna corporate governance lebih berhubungan dengan peraturan perusahaan dan peraturan pemerintah. Apakah perusahaan memiliki peraturan yang bagus dan dijalankan dengan baik. Selain itu perilaku perusahaan juga harus mengikuti prosedur yang telah ditetapkan pemerintah.

Corporate governance penting, akan tetapi jika manajemennya terjamin sah-sah saja untuk kita melewatkan poin Corporate governance ini untuk dievaluasi. Hehe.. Sekali kali ya, dengan catatan boleh dilewatkan apabila memang manajemennya baik, bagus, sehingga sudah terjamin kredibilitasnya.

 

  • Diskartes. 22 Mei 2016. Analisis Fundamental Saham, Model Kualitatif. https://diskartes.com/2016/05/analisis-fundamental-saham-model-kualitatif/.

 

###

Info:

 

Tags : Analisa Kualitatif Pada Fundamental Saham | Analisa Kualitatif Pada Fundamental Saham | Analisa Kualitatif Pada Fundamental Saham | Analisa Kualitatif Pada Fundamental Saham | Analisa Kualitatif Pada Fundamental Saham | Analisa Kualitatif Pada Fundamental Saham

You may also like

LEAVE A COMMENT

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Share this Post

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami