Kenaikan Harga Emas dan Emiten ANTM

Kenaikan Harga Emas & Emiten ANTM di Awal Tahun 2023


Ditengah prediksi The Fed yang masih hawkis menurunkan keagresifannya dalam menaikkan suku bunga, ternyata hal ini direspon pasar dengan pembelian besar–besaran emas dunia. Benarkah ini menguntungkan emiten ANTM di awal tahun 2023?

 

Artikel ini dipersembahkan oleh :

 

 

Harga Emas Dunia

Harga emas dunia sudah melesat sepanjang minggu lalu sebesar 2.26% dan naik ke level tertinggi sejak Juni 2022.

Awal tahun 2023 emas diprediksi menjadi aset investasi yang banyak dibeli para Investor. Beberapa negara termasuk China beramai–ramai mengoleksi komoditas emas di awal tahun ini.

Dikutip dari cnbcindonesia.com PBoC (People’s Bank of China) yang merupakan Bank sentral China telah membeli sejumlah besar emas dalam dua bulan terakhir. Bank sentral China (PBoC) telah memborong emas sebanyak 32 ton pada November 2022 menurut laporan World Gold Council (WGC) pada Jumat (6/1/2023).

Selanjutnya pada minggu pertama awal tahun, Bank sentral China juga mengumumkan pembelian emas sebesar 30 ton pada Desember 2022. Maka dari itu, dalam dua bulan PBoC telah membeli 62 ton emas.

Seiring dengan kenaikan harga emas dunia di minggu pertama 2023 sebesar 2,3%, harga emas PT Aneka Tambang, Tbk (Antam)) juga mengalami kenaikan pada perdagangan Kamis (13/01/2023) yaitu naik ke posisi tertingginya dalam 10 bulan terakhir.

Berdasarkan situs resmi milik PT. Aneka Tambang yaitu logammulia.com emas antam per gramnya dihargai Rp. 1.032.000/batang pada Selasa (17/01/2023).

Kenaikan emas dunia sebesar 1,77% ke level tertingginya pada US$ 1.856/troy ons sejak Juni 2022 telah mengiringi kenaikan harga emas Antam.

 

Bagaimana Prospek Harga Emas di Tahun 2023 ini?

Penjualan emas pada tahun 2023 memiliki kecenderungan kenaikan seperti yang terjadi pada tahun 2022 lalu, ungkap Dewa Bagus Sugata Wirantaya, Direktur Operasi dan Produksi Antam I. Sebagai informasi emas Antam telah mencapai rekor penjualannya di sepanjang tahun 2022.

Pihak Antam memprediksi harga emas akan terus naik pada tahun 2023. Hal ini dikatakan melihat emas merupakan aset yang minim resiko ditengah keadaan geopolitik dunia dan ancaman resesi global.

Kondisi pasar, nilai tukar Rupiah dan ekonomi global dinilai menjadi faktor–faktor yang mempengaruhi naiknya harga emas, demikian juga permintaan dan penawaran di pasar, tutur Dewa.

Ia juga mengatakan emas adalah investasi safe haven yang tahan terhadap inflasi dan resesi, ini juga merupakan alasan melonjaknya harga emas di tahun 2023 ini.

 

Anda kesulitan mengatur waktu untuk analisa laporan keuangan? Anda bisa menggunakan E-Book Quarter Outlook Q3 2022, di mana Anda akan mendapatkan hasil analisa saham-saham potensial dari RK Team. Segera dapatkan di sini.

 

Kenaikan Saham ANTM mengikuti Harga Emas

Dipantau dari pergerakan saham ANTM, kenaikan harga emas telah membuat performa positif pada saham ANTM. Sejak 6 Januari 2023 saham ANTM sudah naik sebesar 12,84% sampai pada penutupan perdagangan hari Senin (16/01/2023). Saham ANTM naik 1,4% ke posisi Rp 2.180 per saham dengan total volume perdagangan 89,57 juta saham.

Pergerakan saham ANTM saat ini masih berada dalam trend sideways didalam pattern symmetrical triangle. Trend sideways sudah terjadi sejak 18 Juli 2022 dan ke depan dapat terjadi rally jika secara teknikal ANTM dapat melakukan breakout di atas level 2.230. Saat ini ANTM memiliki level resistance range pattern-nya pada level 2.190 dan dapat kembali turun jika terjadi false break dan rejection. Kita mengharapkan ANTM dapat menembus resistence pattern-nya dan melakukan rally dalam satu sampai dua bulan ke depan mengikuti harga emas.

 

DISCLAIMER : Tulisan ini bukan bersifat rekomendasi beli atau jual. Tulisan ini bersifat untuk edukasi berdasarkan sudut pandang penulis pribadi. Do Your Own Research sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual saham.

###

Info:

1
Pastikan rekan Investor tidak ketinggalan Informasi ter-update

Subscribe sekarang untuk mendapatkan update artikel terbaru setiap minggunya

keyboard_arrow_leftPrevious
Nextkeyboard_arrow_right

Komentar

Artikel Lainnya