Buka Akun Demo

Mengapa Trading di Akun Demo Lebih Mudah Mendapat Profit?


Apa yang dimaksud dengan akun demo trading? Mengapa transaksi saham di akun demo lebih mudah mendapatkan profit? Apa perbedaan dari akun demo dengan akun real trading? Bagaimana solusi untuk menyikapinya?

 

Artikel ini dipersembahkan oleh:

 

Bagi Anda yang pernah ke pasar buah, tentunya sering melihat pedagang buah yang mempersilahkan calon pembeli untuk mencicipi buah yang dijual. Tentunya tujuan dari si penjual adalah agar calon pembeli tertarik dan memutuskan untuk membeli buah yang telah dicicipi. Nah, setelah membeli buah tersebut, ada 2 kemungkinan yang dapat terjadi:

  1. Yang pertama, buah yang dibeli sama kualitasnya dengan yang dicicipi.
  2. Yang kedua, buah yang dibeli tidak seenak buah tester.

Situasi tersebut adalah gambaran dari perbedaan antara akun demo trading dengan akun real trading, meskipun kasus yang terjadi tidak selalu sama. Untuk membahasnya, mari kita simak penjelasan berikut mengenai demo trading.

Mengapa Trading di Akun Demo Lebih Mudah Mendapat Profit Dibanding Akun Real 2 - Finansialku

 

Apakah itu Demo Account (Akun Demo)?

Perkembangan teknologi dan internet sangat berpengaruh pada dunia trading, yang salah satunya memungkinkan masyarakat untuk mencoba akun simulasi trading dengan data pasar secara real. Inilah yang disebut akun Demo Trading.

Banyak broker dan media finansial, terutama di pasar forex dan saham yang menyediakan fasilitas akun simulasi demo trading, yang memungkinkan kita dapat dengan mudah mendaftar dan “mencicipi” demo trading, seperti halnya pedagang buah yang memberi tester buah.

Apa itu Akun Demo? Akun demo sendiri sebetulnya merupakan akun yang digunakan sebagai media untuk belajar. Di akun demo ini, uang yang digunakan hanya uang pura-pura bukan uang real. Untuk mencoba akun demo Anda tidak harus memiliki uang, karena Anda dapat menikmati akun demo secara gratis dan sampai puas.

 

Belajar di Akun Demo

Sebagai seorang trader pemula biasanya dianjurkan untuk mencoba akun demo hingga akhirnya siap untuk terjun langsung ke pasar modal. Para trader pemula yang lebih memilih untuk terjun secara langsung tanpa mencoba akun demo, tentunya akan kesulitan. Oleh karena itu, sebagai pemula ada baiknya untuk mencoba di akun demo terlebih dahulu. Berikut keunggulan dari belajar trading di akun demo:

  1. Melatih kemampuan menganalisis pasar.
  2. Membiasakan diri dengan kondisi dan situasi pasar.
  3. Lebih mengenal karakteristik masing-masing saham atau mata uang yang diperdagangkan.
  4. Tidak ada tuntutan psikologis dalam bertransaksi.

 

Akun Simulasi di Kontan.co.id

Berikut adalah salah satu contoh akun simulasi saham yang disediakan oleh situs media finansial di Indonesia yaitu Kontan.co.id. Anda dapat mendaftar akun demo trading saham ini di halaman ini.

Mengapa Trading di Akun Demo Lebih Mudah Mendapat Profit Dibanding Akun Real 3 - Finansialku

 

Pada akun simulasi saham di Kontan.co.id tersebut, hanya diperbolehkan mentransaksikan saham yang tergabung dalam indeks LQ45. Di dalam akun demo ini disediakan uang virtual sebesar Rp250.000.000 untuk ditransaksikan.

Mengapa Trading di Akun Demo Lebih Mudah Mendapat Profit Dibanding Akun Real 4 - Finansialku

 

Salah satu alasan orang dengan mantap memutuskan trading adalah karena mereka telah mencoba demo account dan menganggap trading itu mudah. Hal ini tidaklah salah, karena untuk mencoba terjun langsung ke medan perang pasar modal, seorang investor harus memahami situasi pasarnya dulu dengan mencoba simulasi akun demo trading.

Namun seringkali kita mengalami kejadian saat menggunakan akun demo banyak mendulang profit, namun setelah mencoba real account, malah yang terjadi adalah sebaliknya. Apa yang salah dari hal ini? Untuk menjawabnya mari kita simak perbedaan Demo Trading dengan Real Trading berikut ini.

 

Perbedaan Demo Account dan Real Account

Banyak pemula berpikir bahwa saat melakukan transaksi melalui akun demo dan akun real sama persis tapi ini tidak benar, karena ada beberapa perbedaan dari sudut pandang trader dan tingkat teknis. Ini adalah yang utama:

 

#1 Uang Virtual dan Uang Real

Salah satu perbedaan utama dalam demo trading, kita tidak menggunakan uang asli, sedangkan dalam real trading, kita menggunakan uang kita sendiri yang telah kita kumpulkan dari hasil kerja keras. Disadari atau tidak, faktor uang ini sangat berpengaruh pada psikologi kita saat melakukan real trading.

Hal ini dikarenakan demo trading tidak bisa mensimulasikan psikologi trading, walaupun demo trading mampu mensimulasikan dengan baik teknik-teknik trading.

 

#2 Perbedaan Psikologis

Trading di akun demo biasanya lebih terasa mudah karena tidak ada tekanan sama sekali pada psikologi kita, tetapi saat trading di akun real, barulah terasa tekanan pada psikologi. Emosi akan muncul saat trading di akun real. Ada dua aspek psikologis yang sangat berpengaruh pada psikologi trading, yaitu Fear (ketakutan) dan Greed(keserakahan)

Pada dasarnya, orang mudah takut kehilangan uang. Di dalam akun real, kalau rugi, kita benar-benar kehilangan uang sungguhan. Inilah yang memicu ketakutan (fear) dalam bertransaksi di akun real. Ketakutan ini dapat menyebabkan seseorang mudah melakukan cut loss dan taking profit karena ditakutkan nantinya harga akan turun, karenanya profit yang didapat tidak semaksimal di akun demo.

Namun seseorang juga mempunyai sifat serakah. Biasanya karena ingin segera mendapatkan profit yang sudah terbayang sebelumnya. Kita juga menjadi terlalu percaya diri karena sebelumnya merasakan mudahnya mendapatkan profit di akun demo. Dalam hal ini biasanya investor akan menambah posisi terus menerus jika sudah sangat percaya diri dengan suatu saham tanpa mempedulikan money management yang benar.

Jadi selama kita bertransaksi di akun real, saat itulah mulai muncul masalah psikologi dalam trading. Solusinya kita harus belajar memahami aspek psikologi dalam trading. Dengan mampu mengontrol ketakutan (fear) dan keserakahan (greed), merupakan salah satu faktor kunci untuk menjadi trader berhasil.

 

#3 Perbedaan Likuiditas

Salah satu perbedaan akun demo dan akun real juga terletak pada likuiditasnya. Pada akun demo sama sekali tidak ada likuiditas, artinya kita cuma trading sendiri, dan tidak ada lawan trading.

Di dalam market real, selalu ada dua pihak, yaitu penjual dan pembeli. Kalau ada yang memasang posisi beli di saham ABCD sebanyak 10 lot, supaya deal maka harus ada yang memasang posisi jual di ABCD sebanyak 10 lot juga di harga yang sama. Kedua pihak itulah yang mengakibatkan adanya proses penawaran dan permintaan. Sedangkan di akun demo, semua order bisa dijalankan tanpa perlu adanya dua pihak. Itulah sebabnya akun demo disebut simulasi.

Di market real, untuk mengatasi dinamika permintaan dan penawaran, maka broker bisa melakukan berbagai hal, seperti slippagerequote, atau broker memasang order sendiri melawan trader. Karena itulah akun demo dan real sangat berbeda.

 

#4 Perbedaan Teknis

Jika kita melihat akun demo dan akun real, perbedaan utamanya dalam masalah teknis adalah bahwa apapun posisi yang kita pasang (order) di akun demo secara otomatis diterima pada server broker yang kita gunakan.

Selain itu ada banyak perbedaan antara akun demo dan real:

  1. Harga tick bisa berbeda antara akun demo dan real
  2. Harga tertinggi dan terendah bisa berbeda antara akun demo dan real
  3. Kecepatan respon server antara akun demo dan real berbeda. Akun demo biasanya pasti lancar, kalau akun real biasanya lebih lambat, karena load yang berbeda (pengguna lebih banyak). Karena itu jangan heran kalau kadang order di akun real tidak tereksekusi atau terlambat tereksekusi
  4. Spread di akun demo biasanya tetap. Spread di akun real bisa bervariasi tergantung ramai tidaknya pasar.
  5. Data di akun demo dan real berbeda. Biasanya data di akun demo lebih “smooth

Meskipun secara teknis perbedaan-perbedaan ini tidak begitu mencolok, tapi cukup berpengaruh dalam mekanisme pembelian dan penjualan yang nantinya akan dilakukan oleh trader.

 

Memaksimalkan Demo Trading

Meskipun dengan berbagai kekurangan dari akun demo trading, namun tetap disarankan bagi para pemula untuk melakukan trading di akun demo terlebih dahulu sebelum terjun langsung ke akun real. Trader pemula sebaiknya dapat memaksimalkan demo tradingterlebih dahulu.

Banyak calon trader yang menjadikan akun demo hanya sebagai ajang coba-coba saja, dan kurang serius dalam merencanakan trading plan dan strategi trading. Biasanya mereka hanya memasang posisi tanpa memikirkan analisisnya, dan terkadang setelah membeli posisi saham, dibiarkan saja sampai waktu yang lama tanpa mengecek akun demonya kembali.

Untuk memaksimalkan demo trading, kita harus mempersiapkan trading plan. Dengan adanya trading plan, kita memikirkan semua aspek trading yang secara tidak sadar kita memperlakukan demo trading seperti real trading. Dengan mempersiapkan trading planlayaknya real trading, maka kita tidak akan terkejut jika nantinya sudah terjun ke akun realtrading.

 

Trading Akun Real Seperti Akun Demo

Real trading pastinya terasa lebih sulit dibandingkan dengan demo trading, namun sebaliknya bila kita dapat memperlakukan real trading seperti demo trading, maka diharapkan performa trading kita dapat meningkat. Berikut beberapa tips yang dapat dipakai agar kita tetap tenang dan tidak terpengaruh emosi saat melakukan trading di akun real.

 

#1 Kerugian Pasti Ada dan Tak Terhindarkan

Tidak ada satupun trader yang tidak pernah mengalami kerugian. Tiap trader pasti pernah mengalaminya. Kerugian adalah hal yang wajar dan sebaiknya digunakan sebagai pembelajaran untuk mempertajam analisis-analisis berikutnya. Jika kita memiliki pemikiran seperti ini, maka kita tidak akan mengalami ketakutan kehilangan uang secara berlebihan, yang dapat mempengaruhi trading plan yang kita rencanakan.

 

#2 Jangan Risikokan Uang Panas

Aturan berikutnya adalah jangan pernah trading dengan merisikokan uang yang Anda tidak inginkan untuk hilang. Trading-lah dengan uang dingin, yang bila hilang, tidak akan mempengaruhi psikologis kita, sehingga kita tidak terlalu terbebani dalam melakukantrading.

 

#3 Persiapkan Semuanya

Perencanaan berpengaruh pada performa trading yang kita kerjakan. Trading harus kita anggap serius sama seperti bisnis pada umumnya. Segala aspeknya harus dipersiapkan agar nantinya kita benar-benar siap. Tanpa adanya perencanaan, maka bisa dipastikantrading yang kita lakukan berakhir pada kegagalan.

Kita juga harus tahu apa strategi yang akan kita lakukan dengan uang sungguhan di akun real. Sederhananya, jika kita belum menguasai strategi trading yang efektif, kita hanya merugikan diri-sendiri dengan mempertaruhkan uang yang susah payah kita dapatkan dari hasil kerja keras.

 

Sumber Referensi:

 

 

 

Buka Akun Demo Buka Akun Demo Buka Akun Demo Buka Akun Demo Buka Akun Demo. Buka Akun Demo Buka Akun Demo Buka Akun Demo

Info:

  • Monthly Investing Plan Desember 2017 sudah terbit, Anda bisa memperoleh nya di sini
  • Dapatkan Ringkasan Laporan Keuangan 500+ perusahaan dalam Cheat Sheet, yang dapat Anda peroleh di sini
  • Jadwal Workshop Value Investing 2018 dapat dilihat di sini
  • Download E-Book Value Investing Untuk Pemula (GRATIS) di : bit.ly/DownloadValueInvesting
1
Pastikan rekan Investor tidak ketinggalan Informasi ter-update

Subscribe sekarang untuk mendapatkan update artikel terbaru setiap minggunya

keyboard_arrow_leftPrevious
Nextkeyboard_arrow_right

Komentar

Artikel Lainnya