Rivan Kurniawan

IPO Saham Terdengar Menarik, Tapi Perhatikan 4 Unsur Ini !

IPO Saham Terdengar Menarik, Tapi Perhatikan 4 Unsur Ini !


Dalam kehidupan manusia hampir selalu bermasalah dengan uang dan cara mencari uang. Mau nya enaknya saja, cepat dan untung, selalu seperti itu. Mereka lupa segala sesuatu yang berlangsung dengan cepat tidak akan memberi hasil yang optimal. Padahal tidak sesederhana itu, bisa benar bisa tidak. Sama halnya seperti kita mendengar tentang IPO saham yang seringkali memancing spekulasi keuntungan berkali lipat. Padahal sebenarnya IPO saham bisa menjadi sumber masalah Anda dalam berinvestasi saham, lho kok bisa ? 
.
.
.
Artikel ini dipersembahkan oleh :

 

Setiap kali menulis, saya tidak akan jauh-jauh dari sekeliling mulai dari keluarga, teman, pacar, atau pertanyaan dari audience. Yeap manusia selalu bermasalah dengan uang dan cara mencari uang. Mau nya enaknya saja, cepat dan untung, selalu seperti itu. Mereka lupa segala sesuatu yang berlangsung dengan cepat tidak akan memberi hasil yang optimal, seperti halnya seks.

Sebagai contohnya saja, beberapa waktu yang telah lama ada seorang rekan kantor yang baru ingin nyemplung di saham berkata kepada saya untuk selalu membeli saham-saham IPO dan menjual beberapa pekan setelahnya. Memang jika menuruti nafsu dan ego, hal itu terdengar menarik karena potensi keuntungan yang mungkin didapat dalam waktu singkat. Well, sebenarnya tidak sesederhana itu, bisa benar bisa tidak. Nah kali ini kita akan mengangkat pembahasan, kenapa IPO juga bisa menjadi sumber masalah dalam investasi saham, jika kita tidak berhati-hati !

IPO adalah

Bagaimana Cara Memahami IPO Saham?

1. Evaluasi fundamental saham IPO adalah wajib

Sebelum lebih jauh, ada baiknya kita mengenal secara sederhana tentang saham IPO ini. Saham IPO adalah saham yang pertama kali di jual ke publik, sesuai dengan namanya IPO atau Initial Public Offering.

Apabila Anda adalah seorang pecinta grafik yang belum pernah membaca laporan keuangan dan sejenisnya, jangan berani membeli saham IPO karena tidak akan pernah ada grafik histori saham di sini. Pasalnya, acuan utama untuk saham IPO adalah ilmu laporan keuangan yang memang sifatnya mutlak untuk saham-saham IPO. Itu artinya, untuk membeli saham IPO Anda tidak bisa mengira-ngira dengan ilmu matematika atau makro ekonomi yang pas-pasan. Atau hanya sekedar berdasarkan keyakinan semata.

 

IPO Bukalapak

[Baca lagi : Jangan Beli IPO Bukalapak, Sebelum Kamu Tahu ini…]

 

Kenapa demikian?

Amunisi yang Anda punya untuk saham-saham IPO hanyalah pada Prospektus yang diterbitkan oleh perusahaan terkait pada kanal ‘Prospektus’ dalam website resmi www.idx.co.id. Bagi Anda yang merupakan investor pemula, perlu Anda ketahui bahwa di dalam Prospektus tersebut, ada penjelasan laporan keuangan perusahaan.

Lho kenapa tidak bisa melihat langsung pada laporan keuangan perusahaan? Ini terjadi, karena sepak terjangnya di bursa saham belum terlihat.

Source : www.idx.co.id/perusahaan-tercatat/prospektus

 

Selain daripada itu, sebenarnya kita juga memiliki cara lain untuk mengevaluasi kinerja saham IPO, yakni dengan melakukan hubungan sosial ke perusahaan yang kita tuju. Anda bisa mendatangi kantor mereka secara langsung untuk melakukan wawancara atau tes produk mereka.

IPO adalah

 

2. Paham Karakter Underwriter

Setelah mengevaluasi perusahaan yang diincar pada saat IPO, langkah selanjutnya yang layak dilakukan adalah mengetahui penjamin emisinya atau yang sering disebut sebagai underwriter.

Biasanya, perusahaan besar memiliki dana yang cukup untuk menggunakan underwriter besar, demikian pula sebaliknya. IPO adalah menjual kepercayaan sebuah perusahaan, sehingga semakin terpercaya perusahaan underwriter, logikanya semakin bagus potensi saham IPO tersebut.

Meski demikian, evaluasi fundamental tetap menjadi yang utama. Sebut saja sebagai contohnya, adalah IPO Garuda telah mengajari para pemain saham, dimana saham perusahaan yang digadang-gadang menghasilkan keuntungan dan di back up underwriter ternama sekalipun justru merosot. Bahkan underwriter IPO Garuda juga harus menenggak pil pahit, karena harus menyerap saham yang tidak laku di pasaran.

 

3. Likuiditas Saham Pasca IPO

Aturan yang berlaku saat ini mengharuskan perusahaan yang go public melepas minimal 7.5% dari total saham yang diterbitkan kepada masyarakat, atau istilah kerennya free float. Menjadi menarik jika ternyata perusahaan melepas lebih dari itu, pasar saham akan lebih bergairah karena saham berpotensi dimiliki oleh lebih banyak orang (aturan mewajibkan minimal 300 orang).

Asumsi itulah yang menyebabkan saham perusahaan tersebut menjadi lebih likuid, dan hal ini penting menjadi salah satu perhatian Anda. Semakin likuid, perusahaan tersebut memiliki potensi yang semakin bagus.

IHSG Bisa Turun

[Saksikan lagi : IHSG Bisa Turun Karena Ini…]

 

4. Penawaran dan Permintaan

IPO adalah

Berikutnya, ketika Anda memesan saham IPO melalui perusahaan sekuritas, hal yang perlu kita ketahui adalah tidak serta merta pesanan langsung diantar. Artinya, ketika Anda akan memesan saham IPO, Anda akan masuk lebih dulu ke daftar antrian. Nah disinilah sistem penjatahan dimulai. Perusahaan yang “diperkirakan” menguntungkan akan selalu menjadi incaran, sehingga biasanya pesanan Anda tidak akan terpenuhi 100%.

Contohnya :

Jika pesan 500 lot, hanya dipenuhi 200-300 lot. Biasanya dalam beberapa minggu setelah saham ini keluar ke pasar, harganya masih cukup oke lah.

Ironisnya, Anda harus ekstra hati-hati jika jumlah pesanan terpenuhi 100%. Lakukan evaluasi fundamental lebih detil untuk menghindari kesalahan penghitungan.

 

Nah, gimana setidaknya sekarang sudah mulai ada gambaran yaaaa.. mengenai unsur-unsur yang harus diperhatikan ketika akan membeli saham IPO…

Sumber Referensi:

  • Diskartes. 29 Februari 2016. IPO Adalah Awal Masalah, Berhati-hatilah Dengan Saham Ini!. https://diskartes.com/2016/02/ipo-adalah-awal-masalah-berhati-hatilah-dengan-saham-ini/

 

###

Info:

 

 

 

Tags : IPO Saham |IPO Saham | IPO Saham | IPO Saham | IPO Saham | IPO Saham | IPO Saham | IPO Saham | IPO Saham | IPO Saham | IPO Saham | IPO Saham | IPO Saham | IPO Saham
1
Pastikan rekan Investor tidak ketinggalan Informasi ter-update

Subscribe sekarang untuk mendapatkan update artikel terbaru setiap minggunya

keyboard_arrow_leftPrevious
Nextkeyboard_arrow_right

Komentar

Artikel Lainnya

Translate »