Rivan Kurniawan

Yuk Nabung Saham, Simak Manfaat dan Keuntungannya!

Yuk Nabung Saham, Simak Manfaat dan Keuntungannya!


Meski kampanye Yuk Nabung Saham sudah banyak disuarakan, namun nampaknya masih banyak orang yang belum mengetahui apa yang dimaksud dengan Yuk Nabung Saham. Padahal dengan nabung saham ini menjadi pilihan lain selain dari menabung di bank. Jadi apa manfaat dan keuntungan nabung saham?

 

 

Artikel ini dipersembahkan oleh :

 

Yuk Nabung Saham 

Kata saham menjadi salah satu kata yang menyeramkan bagi sebagian besar orang. Beberapa waktu yang lalu Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenalkan sebuah program yang disebut dengan Nabung Saham. BEI mengajak masyarakat untuk berinvestasi saham secara rutin dan berkala.

So, mari kita bahas lebih detil mengenai program yuk nabung saham dan investasi saham.

Pertanyaannya, apakah Anda tahu apa yang dimaksud dengan saham? Saham adalah bukti kepemilikan suatu perusahaan.

Jadi jika teman-teman membeli dan memiliki saham PT. Astra International Tbk (kode ASII), maka teman-teman dapat pemilik perusahaan Astra.

Namun tidak semua perusahaan bisa Anda miliki sahamnya. Hanya saham di perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan yang tercatat dalam BEI disebut dengan Perusahaan Tercatat / Emiten.

 

Apa itu Pasar Modal?

Produk keuangan bernama saham, adalah produk pasar modal. Pasar Modal adalah pasar alias tempat bertemunya pembeli dan penjual. Pembeli disini adalah orang-orang yang membutuhkan saran investasi produk keuangan (sering juga disebut investor). Penjual adalah orang-orang yang membutuhkan dana jangka panjang.

Bursa Efek Indonesia adalah tempat yang mewadahi para pelaku saham untuk melakukan aktivitas perdagangan atau memperjual belikan saham. BEI adalah tempat para pihak melakukan transaksi. Di Indonesia hanya satu pasarnya yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. BEI ini berada di Gedung Bursa Efek Indonesia, Menara I, Jalan Jenderal Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia. Telepon : 021 5150515 dan alamat website : www.idx.co.id

 

Bagi Anda yang memiliki keterbatasan waktu untuk bisa mengumpulkan informasi mengenai kinerja terbaru perusahaan, kini Anda bisa memanfaatkan Cheat Sheet sebagai alternatif yang dapat membantu menghemat waktu Anda untuk mengecek kinerja perusahaan yang saham nya Anda pegang. Yuk, dapatkan segera Cheat Sheet Q2 2021 di sini…

 

 

Siapakah yang Dimaksud Perusahaan Sekuritas?

Perusahaan sekuritas atau perusahaan efek adalah perusahaan yang telah mendapatkan izin dari Pengawas Pasar Modal untuk melakukan penjaminan emisi efek, perantara perdagangan efek atau manajer investasi atau kegiatan lainnya. Perusahaan sekuritas bertindak sebagai perantara atau broker perdagangan saham antara investor dengan Bursa Efek Indonesia. Berikut daftar perusahaan sekuritas yang menjadi partner Yuk Nabung Saham:

  • PT Asjaya Indosurya Securities
  • PT Bahana Securities
  • PT BCA Sekuritas
  • PT BNI Securities
  • PT Danareksa Sekuritas
  • PT Daewoo Securities Indonesia
  • PT Dhanawibawa Artha Cemerlang
  • PT Erdikha Elit Sekuritas
  • PT First Asia Capital
  • PT Henan Putihrai Securities
  • PT Indo Premier Securities
  • PT Jasa Utama Kapital
  • PT Kiwoom Securities Indonesia
  • PT Kresna Securities
  • PT Mandiri Sekuritas
  • PT Maybank Kim Eng Securities
  • PT Mega Capital Indonesia
  • PT Minna Padi Investama
  • PT MNC Securities
  • PT NH Korindo
  • PT NISP Sekuritas
  • PT OSO Securities
  • PT Pacific 2000 Securities
  • PT Panin Sekuritas
  • PT Phillip Securities Indonesia
  • PT Phintraco Securities
  • PT Profindo International Securities
  • PT Reliance Securities
  • PT RHB Securities Indonesia
  • PT Sinarmas Sekuritas
  • PT Sucorinvest Central Gani
  • PT Trimegah Securities Tbk
  • PT UOB Kay Hian Securities
  • PT Valbury Securities

 

[Baca lagi : Bagaimana Trik Memilih Sekuritas untuk Investasi Saham?]

Manfaat Nabung Saham

Jika teman-teman ikut nabung saham, maka keuntungan yang didapat adalah:

  1. Mendapatkan capital gain atau keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli.
  2. Mendapatkan dividen atau pembagian keuntungan perusahaan.

 

Tapi juga ada potensi kerugiannya, yaitu:

  1. Capital loss atau penurunan harga saham. Risiko ini terjadi jika, harga jual lebih kecil dibandingkan dengan harga beli.
  2. Risiko likuidasi jika ternyata Anda membeli saham sebuah perusahaan, dan perusahaan tersebut bangkrut.

 

Simulasi Perdagangan Saham di Indonesia

Jika Anda ingin membeli saham, maka perlu mengenal satuan yang digunakan. Satuan saham yang digunakan untuk investasi saham adalah Lot. 1 lot nilainya adalah 100 lembar.

Setiap pembelian saham, teman-teman harus menyiapkan dana sesuai dengan harga saham plus fee untuk perusahaan sekuritas. Fee tersebut disebut dengan istilah fee broker.

Fee broker tersebut berbeda-beda di setiap Perusahaan sekuritas, namun umumnya 0.2% – 0.3% dari nilai transaksi pembelian saham (termasuk PPN) dan ditambah PPh 0.1% khusus untuk transaksi penjualan saham.

Contoh ilustrasi pembelian saham perusahaan:

Pada bulan 27 Juni 2016, Pak Ronald membeli saham PT. Bank Central Asia Tbk (BBCA), dengan

  • Harga saham : Rp 12.800
  • Fee broker 0.3%
  • Jumlah lot = 2 lot

Maka total dana untuk membeli saham adalah

Harga Beli2 x 100 x 12.8002.560.000
Fee0,3% x 2.560.0007.680
Total2.567.680

Ketika kita akan melakukan penjualan saham, kita akan mendapatkan hasil sebesar nilai sesuai harga jual saham dikurangi fee broker dan PPh (0,1%). Contoh Pak Ronald pada tanggal 5 Oktober 2016 menjual saham tersebut

  • Harga saham : Rp 15.800
  • Fee broker 0.3%
  • Jumlah lot = 2 lot

Maka total dana yang didapat adalah

Harga Beli2 x 100 x 15.8003.160.000
Fee0.3% x 2.560.0009.480
Pajak0.1% x  3.160.0003.160
Total Biaya3.147.360

 

Jadi keuntungan Pak Ronald adalah

Total Jual3.147.360
Total Beli2.567.680
Keuntungan579.680
Total Biaya22.58%

 

Wah ternyata transaksi jual beli saham tidak terlalu rumit bukan? Tantangan dalam transaksi atau perdagangan saham adalah:

  1. Beli saham apa?
  2. Beli diharga berapa?
  3. Jula di harga berapa?

Oleh karenanya, sangat penting untuk Anda mempelajarinya terlebih dahulu..

 

Bagaimana Cara Memulai Nabung Saham?

Berikut ini enam langkah yang harus Anda lakukan untuk mulai nabung saham:

  1. Buka rekening efek
  2. Tentukan nominal dana yang disediakan untuk nabung saham
  3. Tentukan saham yang ingin ditabung
  4. Setor dana secara rutin setiap periode
  5. Beli saham secara rutin setiap periode
  6. Mulai menabung saham

 

Rekening Efek adalah rekening yang digunakan untuk melakukan transaksi jual dan transaksi beli efek yang dibayar/diterima secara tunai pada waktu jatuh tempo.

Rekening Dana Investor atau Sub Rekening Efek adalah Rekening di Bank atas nama investor yang terpisah dari rekening sekuritas (atas nama sekuritas) yang digunakan untuk keperluan transaksi jual beli saham oleh investor.

Apakah proses pembukaan rekening efek rumit? Jawabannya tidak. Anda hanya cukup datang ke perusahaan sekuritas dan mengisi formulir pembukaan rekening efek. Perusahaan sekuritas akan memproses data Anda dan setelah diproses rekening Anda akan aktif. Setelah rekening efek Anda aktif, Anda bisa langsung mentransfer dana ke rekening untuk melakukan transaksi (beli dan jual saham).

Dokumen-dokumen yang perlu Anda siapkan saat membuka rekening efek adalah:

  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi NPWP (jika tidak ada, Anda dapat melampirkan NPWP orang tua atau suami)
  3. Fotokopi halaman depan buku tabungan
  4. Materai 6 ribu sebanyak 2 buah

 

Berapa Dana yang Dibutuhkan untuk Mulai Nabung Saham?

Program yuk nabung saham ini dapat dimulai dengan dana yang mini, alias Rp 100.000 per bulan. Bayangkan dengan uang sebesar Rp 100.000 per bulan, Anda sudah bisa membeli saham perusahaan. Keren kan?

 

So… apakah Anda pernah berinvestasi saham? Jika belum, apakah Anda berniat untuk nabung saham?

 

Sumber Referensi :

  • Finansialku. 1 September 2021. Apa yang Dimaksud dengan Yuk Nabung Saham dan Apa Manfaatnya?. https://www.finansialku.com/yuk-nabung-saham-dan-manfaatnya/

###

 

Info:

 

Tags : Yuk Nabung Saham | Yuk Nabung Saham | Yuk Nabung Saham | Yuk Nabung Saham | Yuk Nabung Saham | Yuk Nabung Saham | Yuk Nabung Saham | Yuk Nabung Saham | Yuk Nabung Saham | Yuk Nabung Saham | Yuk Nabung Saham 

1
Pastikan rekan Investor tidak ketinggalan Informasi ter-update

Subscribe sekarang untuk mendapatkan update artikel terbaru setiap minggunya

keyboard_arrow_leftPrevious
Nextkeyboard_arrow_right

1 Comment

  • Darman
    20 September 2021 at 10:56 AM

    Contoh hitungan jual saham ada yg keliru pak ..
    Di kolom fee, seharusnya 0,3 x Rp3.160.000 bukan Rp2.560.000 ??

Komentar

Artikel Lainnya

Translate »