Saham Farmasi di Indonesia

Sektor farmasi – salah satu industri defensif yang masih akan relevan di berbagai siklus ekonomi. Di tengah dinamika global, semakin meningkatnya kesadaran akan kesehatan, hingga agenda kemandirian obat Nasional, tak ayal membuat saham farmasi kembali menarik perhatian investor di tahun 2026. Tetapi sama seperti sektor lainnya, potensi besar selalu beriringan dengan risiko. Untuk itu, investor perlu memahami industri ini secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi!

 

Mengenal Industri Farmasi di Indonesia

Industri farmasi Indonesia memegang peran strategis dalam sistem kesehatan Nasional. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kebutuhan obat dalam Negeri terus meningkat seiring bertambah banyaknya populasi, meningkatnya usia harapan hidup, dan perluasan cakupan BPJS Kesehatan.

Sebagai informasi saja, struktur industri farmasi Indonesia terbagi menjadi beberapa segmen utama:

  • Produsen obat generik (terutama untuk pasar BPJS)
  • Produsen obat bermerek (ethical & OTC)
  • Produsen bahan baku farmasi
  • Distribusi dan ritel farmasi

Dengan sejumlah emiten farmasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia antara lain:

Sticker Code

Emiten

Sub Sektor

DVLADarya-Varia Laboratoria TbkPharmaceuticals
HEALMedikaloka Hermina TbkHealthcare Providers
KLBFKalbe Farma TbkPharmaceuticals
MERKMerck TbkPharmaceuticals
MIKAMitra Keluarga Karyasehat TbkHealthcare Providers
MTMHMurni Sadar TbkHealthcare Supplies & Distributions
PRDAProdia Widyahusada TbkHealthcare Providers
SCPIOrganon Pharma Indonesia TbkPharmaceuticals
SILOSiloam International Hospitals TbkHealthcare Providers
SOHOSoho Global Health TbkPharmaceuticals
SRAJSejahteraraya Anugrahjaya TbkHealthcare Providers
TSPCTempo Scan Pacific TbkPharmaceuticals
Dan masih banyak emiten farmasi lainnya

Dari seluruh saham farmasi yang terdapat di bursa, masing-masing memiliki karakter bisnis, margin, dan risiko yang berbeda. Untuk dapat menemukan potensi didalamnya, membutuhkan proses analisa fundamental secara menyeluruh dan mendalam.

 

Ingin menyusun investing plan, tapi memiliki waktu yang terbatas untuk mengolah informasi. Segera manfaatkan Monthly Investing Plan yang telah terbit!

Banner Monthly Investing Plan 2024

Bagi teman-teman investor yang ingin berlangganan Monthly Investing Plan, bisa menggunakan voucher…

Voucher Monthly Investing Plan RK

 

Potensi Investasi Saham Farmasi 

Secara struktural, sektor farmasi memiliki potensi jangka panjang yang cukup solid. Hal ini tercermin dari salah satu tren belanja kesehatan pemerintah yang terus meningkat berikut ini:

Source: Rancangan APBN untuk Kesehatan

Grafik di atas menunjukkan bahwa tren belanja kesehatan pemerintah masih terus mengalami peningkatan alokasi APBN dari tahun ke tahun. Hal ini menunjukkan adanya permintaan yang meningkat pada rumah sakit, farmasi, alar kesehatan, maupun asuransi. Seiring dengan konsumsi obat nasional yang berada dalam tren naik yang stabil dari tahun 2015, terutamanya setelah masa pandemi. Bahkan untuk segmen consumer health dan herbal, turut menunjukkan performa yang stabil dari obat generik.

Adapun untuk tahun 2026, potensi saham farmasi didorong oleh beberapa katalis utama, seperti:

  • Peningkatan belanja kesehatan nasional, dalam RAPBN 2026 tertuang untuk anggaran sektor kesehatan sebesar Rp244 triliun, naik 15% – 15.8% dari anggaran kesehatan di tahun 2025.
  • Transformasi sistem BPJS Kesehatan, peran yang pegang BPJS saat ini bukan sebagai pembayar klaim layanan kesehatan. Namun bertransformasi menjadi pengelola sistem kesehatan nasional yang berkelanjutan, efisien, dan berorientasi pada pencegahan.
  • Dorongan substitusi impor bahan baku obat (BBO), menjadi salah satu agenda strategis Nasional. Substitusi impor ini menjadi hal yang mendesak, lantaran: Ketahanan pasok bahan baku obat di Indonesia masih tergolong rendah; Stabilitas biaya, lantaran impor membuuat biaya produksi rentan terhadap kurs; Add Value industri kesehatan Indonesia, melalui produksi lokal akan membuka lapangan kerja.
  • Pertumbuhan kelas menengah dan konsumsi produk kesehatan. Kelas menengah di Indonesia menjadi salah satu penggerak meningkatnya konsumsi produk kesehatan, bahkan ke depannya masih berpotensi kuat. Dalam pandangan ekonomi, kelas menengah ini merupakan kelompok masyarakat dengan daya beli stabil, konsumsi berkelanjutan, dan berpotensi naik kelas. Misalnya dari yang sebelumnya fokus pada kebutuhan dasar, berubah menjadi ke peningkatan kualitas hidup.
  • Inovasi produk dan diversifikasi bisnis. Industri kesehatan dalam beberapa tahun terakhir, telah berevoluasi dengan cepat, baik melalui inovasi produk maupun diversifikasi bisnis. Inovasi produk beberapa diantaranya seperti suplemen berbasis imunitas/metabolik/pencernaan; Produk herbal berbasis riset klinis; Formulasi baru kombinasi vitamin – mineral/ready to drink. Sedangkan untuk diversifikasi bisnis seperti farmasi ke Consumer Health; Obat resep berubah menjadi OTC & Wellness; Produk menjadi layanan (Health Services).
  • Kesehatan digital dan layanan terintegrasi. Kesehatan digital (Digital Health) merupakan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi perangkat kecerdasan buatan (AI), dan telemedisin untuk meningkatkan layanan dan akses kesehatan. Di waktu yang sama, perusahaan kesehatan saat ini bukan hanya lagi menjual produk. Namun juga membangun ekosistem layanan di mulai dari konsultasi, pembelian obat, atau bahkan monitoring kesehatan.

Namun perlu dicatat, potensi yang Penulis sebutkan di atas, tidak selalu akan tercermin pada saham-saham farmasi. Di sinilah pentingnya Anda melakukan kembali analisis fundamental terhadap saham farmasi pilihan. Sebagai tambahan informasi saja, grafik kinerja saham farmasi di BEI cenderung menunjukkan volatilitas tinggi, yang menandakan betapa pentingnya seleksi emiten.

 

Risiko Investasi Saham Farmasi

Meski terlihat defensif, namun saham farmasi tetap memiliki risiko yang sebaiknya diperhitungkan terlebih dulu, antara lain:

  • Margin tipis dari penjualan obat generik

    Emiten farmasi yang terlalu bergantung pada pasar BPJS, maka cenderung memiliki profit margin yang rendah, bahkan dapat lebih sensitif terhadap kebijakan harga yang diberikan.

  • Ketergantungan bahan baku impor

    Fluktuasi nilai tukar rupiah dapat secara langsung membebani biaya produksi.

  • Risiko regulasi

    Perubahan kebijakan pemerintah, harga e-katalog, hingga peraturan BPJS akan sangat memengaruhi kinerja keuangan emiten farmasi.

  • Persaingan ketat

    Banyak produk farmasi yang bersifat substitusi, sehingga keunggulan kompetitifnya menjadi krusial.

  • Volatilitas laba/keuntungan

    Tidak semua emiten farmasi memiliki pertumbuhan pendapatan yang konsisten dari tahun ke tahun.

Tanpa adanya analisis fundamental yang kuat, maka investor akan berisiko salah menilai pertumbuhan sektor farmasi.

 

Strategi Investasi Saham Farmasi di Tahun 2026

Agar potensi investasi saham farmasi tumbuh optimal, maka investor perlu strategi yang tepat, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan:

  • Fokus pada kualitas bisnis perusahaan

    Pilih emiten farmasi yang memiliki diversifikasi bisnis terintegrasi, inovasi produk, brand kuat, dan jaringan distribusi luas.

  • Analisis laporan keuangan secara mendalam

    Perhatikan pertumbuhan pendapatan, margin laba, kesehatan neraca keuangan, arus kas operasional, hingga struktur utang maupun modal. Termasuk juga rasio keuangan emiten farmasi.

  • Cermati ketergantungan Emiten Farmasi pada BPJS

    Emiten farmasi dengan porsi pendapatan non-BPJS biasanya akan lebih fleksibel dari sisi pertumbuhan margin.

  • Perhatikan valuasi saham

    Saham farmasi tergolong defensif dan sering diperdagangkan di valuasi premium. Oleh sebab itu, pastikan emiten farmasi tetap memberikan margin of safety (MoS).

  • Gunakan pendekatan investasi jangka menengah–panjang

    Sektor farmasi pada umumnya relatif kurang cocok untuk investasi jangka pendek. Pertumbuhan imbal hasilnya akan lebih optimal, jika investasi dilakukan dalam jangka panjang.

 

🔥 RK Intensive Bootcamp 2026

Program kelas belajar saham intensif bersama Rivan Kurniawan & Team selama 5 bulan.

💡 RK Intensive Bootcamp adalah solusi lengkap untuk mempelajari investasi saham secara menyeluruh. Program ini menggabungkan:

  • 📘 Stock Market Mastery
  • 📗 Stockademy
  • 📙 Valuation Class

Semua kelas tersedia dalam satu paket bundling dengan potongan lebih dari Rp 3 juta.

Peserta mendapatkan akses penuh ke materi eksklusif yang disusun langsung oleh Rivan Kurniawan dan Team. Di akhir program, Anda siap menjadi investor saham profesional yang percaya diri.

🚀 Belajar lebih lengkap, lebih cepat, dan lebih hemat — hanya dalam satu bootcamp.

RK Intensive Bootcamp 2026 - Program Belajar Saham Intensif Rivan Kurniawan

 

Kesimpulan

Investasi saham farmasi di tahun 2026 sebenarnya menawarkan peluang yang menarik, hanya saja perlu diingat bahwa berinvestasi di sektor kesehatan memang penuh jebakan, terlebih lagi jika hanya berpegang pada narasi dan spekulasi pasar. Untuk itu dibutuhkan kemampuan membaca laporan keuangan secara menyeluruh, memahami regulasi industri yang berlaku, menilai valuasi saham farmasi, hingga menyusun rencana investasi yang rasional.

Melalui RK Intensive Bootcamp 2026, Anda akan belajar langsung dari Rivan Kurniawan bagaimana menganalisis saham sektoral seperti farmasi secara komprehensif, baik itu dari fundamental bisnis, laporan keuangan, valuasi, hingga manajemen risiko. Program ini dirancang untuk membantu investor naik level dari sekadar ikut tren menjadi investor yang benar-benar paham apa yang dimilikinya.

Jika Anda ingin membangun portofolio saham yang lebih terstruktur dan tahan banting di berbagai kondisi pasar, RK Intensive Bootcamp 2026 menjadi bagian dari strategi investasi yang tepat. Hindari membeli saham hanya karena cerita sektor, usahakan untuk selalu memahami bisnis yang dijalankan.***.

 

###

 

DISCLAIMER ON:
Tulisan ini bukan rekomendasi jual dan beli. Semua data dan pendapat pada artikel adalah bersifat informasi yang mengedukasi pembaca, berdasarkan sudut pandang penulis pribadi. Risiko investasi berada pada tanggung jawab masing-masing investor. Do Your Own Research!

 

Temukan Artikel Analisa dan Edukasi Saham lainnya di Google News.

1
Pastikan rekan Investor tidak ketinggalan Informasi ter-update

Subscribe sekarang untuk mendapatkan update artikel terbaru setiap minggunya

reCaptcha v3
keyboard_arrow_leftPrevious
Nextkeyboard_arrow_right

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *